Situs Duplang, yang Belum Populer di Media dan Sosial

Sunday, September 11, 2016

Saya mengajak sahabat saya yang kebetulan sudah kembali ke Jember dari kampungnya Madura, Richa, berkunjung ke rumah saudara lalu mampir ke tempat wisata sejarah, Situs Duplang. Saya pernah menulis sedikit tentang Situs Duplang ini tiga tahun lalu. Saya mengunjunginya kembali dengan tujuan memperbarui informasi. Apakah masih seperti dulu atau ada yang berubah.

Situs Duplang nampak dari depan. (foto th. 2013).  Nampak batu kenong.

Situs Duplang ini berupa situs menhir yang berlokasi di Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Menurut informasi yang saya peroleh dari bapak juru pelihara situs (Jupel), Bapak Abdul Rahim tiga tahun silam, di Desa Kamal ini tidak hanya Situs Duplang saja yang merupakan cagar budaya di sini. Selain Duplang, ada Kendal, Bunjurang, Kelanceng, dan Kopang Gumitir. Tetapi saya belum pernah ke situs-situs tersebut selain Duplang. Dalam situs tersebut ada batu-batu bersejarah di antaranya batu kenong, menhir, dolmen (kubur batu), dan ada pula yang diperkirakan sebagai prasasti. Batu kenong sendiri ada dua macam, menurut bapak Abdul Rahim, yaitu batu kenong tunggal dan batu kenong kembar. Dan batu-batu ini sudah ada sejak abad X.

Tiga tahun silam saat saya ke sana, bapak Abdul Rahim dengan senang hati menceritakan mengenai situs ini. Bapak yang lahir tahun 1942 tersebut memberikan informasi sejarah dengan keramahannya dan terlihat sekali beliau begitu semangat menceritakan pengalamannya kepada saya sebagai pengunjung. Beliau akan memanggil pengunjung dengan sebutan "Ananda", manis sekali, bukan!

Berbagi cerita dengan bapak Abdul Rahim, juru pelihara situs Duplang (Foto th 2013)

Biasanya pengunjung harus mengisi buku tamu sebelum pulang. Pengunjung bisa menuliskan pesan dan kesannya. Bahkan kalau beruntung bisa berkesempatan melihat-lihat peta situs dan catatan arsip dari bapak Abdul Rahim ini. Saya masih ingat dulu saat mengisi buku tamu, beberapa pengunjung sebelum saya, ada yang menuliskan "belum ada mushola, belum ada toilet." Dan saat saya kemari lagi, mushola dan toilet itu sudah ada, terletak di sudut utara. Syukurlah, tak perlu khawatir jika berlama-lama berwisata kemari. Menurut yang pernah saya lihat juga di buku tamu, kebanyakan yang berkunjung di sini atas nama instansi, dari sekolah hingga perguruan tinggi, ada juga yang karena mengadakan penelitian.

Namun saat saya kemari di tahun 2016 ini, saya belum dapat bertemu dengan beliau. Mungkin beliau sedang istirahat. Semoga beliau masih sehat. Karena aturan situs terlulis bahwa pengunjung harap lapor, maka saya tak berani memasuki pagar, hanya berada di luar pagar.

Tempat wisata ini menurut sepengetahuan saya -jika melihat dari media sosial yang biasanya pamer foto-foto exploring- masih belum cukup populer. Sebab kebanyakan para explorer masih dominan ke pantai, dalam hal ini untuk wilayah Jember. Atau mungkin mereka tidak tertarik mengabadikan meskipun ke sana? Ah, tak mungkin, jaman sekarang, lho. Memang tempat ini tidak besar, tetapi sebagai cagar budaya, patut juga untuk dikunjungi, lagipula aksesnya tidaklah rumit dan tidak perlu mbrasak-mbrasak ke hutan. Oh iya, situs ini pernah dikunjungi acara Mister Tukul Jalan-jalan dalam bagian fenomena mistis Jember. Ah, tapi jangan takut. Aman-aman saja kok, kalau siang hari. Yang penting saat berkunjung berhati-hati dan tidak melakukan hal yang merusak benda-benda bersejarah tersebut. hehehe...

Sekian cerita jalan-jalan saya. Yang tahu informasi atau ingin berbagi cerita seputar Situs Duplang ini, silakan tinggalkan komentar. :)

Keterangan
Batu Kenong : batu persembahan kepada arwahatau roh para leluhur.
Dolmen (Kubur Batu) : batu besar yang ditopang dengan empat atau enam batu di sampingnya ditutup dengan papan batu berfungsi sebagai meja/kubur batu.
Menhir : batu tegak sebagai benda pemujaan terhadap arwah leluhur.
(Sumber: Situs Duplang)

You Might Also Like

0 comments

Silakan tinggalkan jejak di sini :)

BP Network

Blogger Perempuan

Indonesian Female Bloggers

https://www.facebook.com/groups/1949767178581022/

Subscribe