Ke Puncak J88, Kupikir Dekat

Friday, December 23, 2016

Sudah lama saya ingin ke Puncak J88 yang sedang populer di kalangan masyarakat Jember dan sekitarnya. Jika saya lihat dari foto-foto yang beredar di media sosial, tempat ini memang menjadi spot bagus untuk berfoto dan pamer eksistensi dunia exploring. Akhirnya, Desember ini berkesempatan ke sana dengan mengajak salah seorang sahabat, Kurnia, yang kebetulan saat tahun 2013 silam ia pernah ber-KKN- di Desa Sucopangepok, desa tempat si bukit J88 ini.

Dengan entengnya saya mengajak ia, "Temenin aku ke J88, yok! Bentar aja deh, cuma pengen tau aja, nanti langsung pulang."

"Boleh." Jawabnya. Ya sudah kita berangkat.

J88 ini salah satu pesona wisata Jember yang berlokasi di Kecamatan Jelbuk tepatnya di Desa Sucopangepok. J88 awalnya saya pikir adalah Jelbuk dengan ketinggian 88 meter atau apa, entahlah begitu, tapi ternyata bukan. J88, "J" memang berarti Jelbuk, tetapi 88 ini adalah bentuk batu yang menyerupai angka 8 jika dilihat dari atas dan ada dua batu. Ah, sayang sekali saya tak ambil fotonya karena saya baru tahu hal ini saat saya sudah turun dan mengobrol dengan bapak penjaga tiket masuk. Wisata ini baru beroperasi sekitar awal tahun 2015. Berawal dari sekelompok pecinta alam dari Bondowoso yang pertama mengusulkan pada kepala desa tentang potensi keindahan di bukit ini, menurut Bapak Abd. Rahman, Kepala Desa Sucopangepok saat tulisan ini dibuat.



puncak J88

Tiket masuk ke mari Rp.2000,- untuk satu orang, dengan biaya parkir Rp.5000 yang letaknya di sebelah kantor Desa Sucopangepok. Jadi untuk dapat ke mari, dari Jember kota bisa ditempuh sekitar 1 jam naik motor ke arah Jelbuk. Sepeda atau motor tetap bisa masuk hingga ke sebelah kantor desa yang saya sebutkan tadi. Dari situ baru lah berjalan mendaki ke Puncak J88. Tidak jauh, tapi tidak cukup dekat juga untuk mencapai puncak.

istirahat dulu di warung di tengah perjalanan

Cukup melelahkan naik ke Puncak J88 ini, apalagi dengan berat badan yang tak ringan seperti saya, Hihi. Bahkan saya sempat muntah sedikit saat sampai di puncak. Payah. Setelah saya berdiam sebentar, membiarkan Kurnia berfoto-foto bersama pengunjung lain, badan saya kembali fit. Saya beranjak untuk ambil foto. Percuma, dong, kalau sudah lelah-lelah ke mari, tapi nggak berfoto. Hehe.

Ah iya, di puncak ini ada seorang sukarelawan yang akan membantu naik ke batu yang paling sering digunakan berfoto, sekaligus membantu mengambil foto dari batu sebelahnya. Tentu saja jangan lupa untuk membayar seikhlasnya. Percaya deh, terbayar kelelahan kita ke mari. Bisa melihat Jember secara luas. Intinya, "terbayar!" kata sahabat saya.

Naik-naik ke puncak gunung. Ini saat kami sampai di batu-batuan sebelum puncak J88,


agak ngeblur sih di wajah, tapi tak apa, yang penting pemandangannya bagus.

Objek wisata ini buka 24 jam. Bahkan yang paling bagus, menurut bapak kades, saat pagi menjelang matahari terbit itu yang paling indah. Kita bisa melihat sekumpulan awan yang terasa mengapung di udara. Bayangkan saja, sepertinya memang indah jika melihat perpaduan awan dan matahari terbit yang akan membawa warna oranye kebiruan.

Tak terasa setelah kami sampai di area parkir, hujan pun turun dengan derasnya, dan sudah hampir jam 3 sore. Kami berangkat tadi sekitar pukul 10 pagi. Hangatnya teh dan obrolan ringan dengan kepala desa, menemani sore kami. Tak terasa, saya pikir akan sebentar saja kami ke mari, ternyata menuju puncaknya tak dekat, tetapi tak terlalu jauh juga, sih.

Teman-teman sudah ke mari?

You Might Also Like

4 comments

  1. waw waw waw.... pembaca, sahabat yang dimaksud ajeng tu aku loooo.... such a great experience to travelling with her on the great destination...!!! ayo ke J88 ya yang belum
    :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. you are sweet partner, my best! Lets take some vacations next time. Yuhuuu 😍😆

      Delete
  2. aisssss kok bagus banget!!!!!!!!!! keren mbak! kalau aku gag kuat lah naik-naik gitu. mbak bisa muntah, aku bisa pingsan lol

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah aku sudah muntah itu mbak huhu, tapi alhamdulillah habis itu bisa foto-foto. Hihiii

      Delete

Silakan tinggalkan jejak di sini :)

BP Network

Blogger Perempuan

Indonesian Female Bloggers

https://www.facebook.com/groups/1949767178581022/

Subscribe