Kafe dan Konsep Gaya Hidup Kekinian

Monday, February 27, 2017

Kafe, berasal dari kata café, di Indonesia diartikan sebagai tempat sederhana yang menarik untuk makan makanan ringan (wikipedia). Di dalamnya tak hanya berisi kopi, yang merupakan arti harfiah dari café itu sendiri. Kafe menyediakan banyak menu dari aneka macam kopi, teh, kudapan, dan makanan ringan lain.

Era modern sekarang ini sudah banyak kafe yang tersebar terutama di kota-kota besar. Dari yang harganya masih ramah mahasiswa, hingga yang secangkir kopinya di atas Rp. 35.000,-. Saya sendiri jarang ke kafe kalau bukan karena ajakan teman. Saya pun jarang memesan banyak menu. Yah, hanya sekedar duduk dengan teman minum atau makan saja. 

berfoto di dinding kafe yang jepretable sekali

VENUE DAN VALUE
Kamu boleh duduk berjam-jam di kafe, iniliah perkara venue. Bisa untuk ngobrol dengan kawan di waktu senggang, berdiskusi proyek atau pekerjaan dengan rekan, atau bahkan sekedar menyendiri menikmati me time, sah-sah saja. Kafe juga menyediakan makanan dan minuman dengan nama yang cukup terdengar luar biasa, sehingga tak aneh jika harganya pun layak mahal. Es teh dengan ice tea with lemon pun terdengar berbeda. Kopi item dengan black coffee americano saja terasa beda kelas. Haha... Apalah arti sebuah nama? Ya, itu tadi, ada value yang dijual. Memang proses pembuatannya pun bisa berbeda dari yang di warung-warung kopi tongkrongan. 

HARUSKAH ADA WIFI?
Saya pikir kafe tak harus ada wifi. Tergantung konsep yang akan digunakan, jika menggunakan konsep yang mengarah pada mengenang masa lalu yang bebas gadget ya oke oke saja. Tapi kembali lagi, wifi bisa jadi poin untuk mendatangkan konsumen. Sepengalaman saya, banyak fakir wifi yang kadang mencari kafe yang koneksi wifinya kenceng. Selain bisa untuk ngumpul ngerjain tugas, juga bisa live media sosial #Yuuh.

INSTAGRAM-ABLE
Desain penataan ruangan kafe dan konsep atau tema yang digunakan itu penting untuk menarik pengunjung. Era gadget yang makin akrab dengan media sosial, maunya kan up to date. Atau cuma sebagai jurnal untuk dipamerkan di path, sah saja. Kalau menurut saya, konsep ruangan kafe ini adalah penarik pengunjung pertama. Biasanya calon pengunjung yang datang karena ingin mencoba suasana barunya. Makin banyak kafe yang berdiri dengan berlomba-lomba bersaing mempercantik tampilan ruangan dengan tema yang klasik hingga populer art.  

Dari semua itu, kafe dengan makanan dan minuman, fasilitas, dan desain yang menarik akan menjadi satu kesatuan yang saling mendukung untuk menarik pengunjung. Boleh jadi, kita berkunjung karena sedang wisata kuliner, jadi hanya mencoba-coba. Tapi kalau sebuah kafe menyediakan ruangan yang nyaman, desain ruang yang tidak membikin sakit mata, dan makanan-minuman yang enak di lidah, kemungkinan pengunjung akan mencobanya kembali.

You Might Also Like

1 comments


  1. Somebody essentially help to make significantly articles I might state. This is the first time I frequented your website page and to this point? I amazed with the research you made to create this actual publish amazing. Wonderful task! capitalone.com login

    ReplyDelete

Silakan tinggalkan jejak di sini :)

BP Network

Blogger Perempuan

Indonesian Female Bloggers

https://www.facebook.com/groups/1949767178581022/

Subscribe