Pecel Pincuk Wong Jenewa

Wednesday, February 08, 2017

Semburat, tapi karena semburat itulah sensasi rasanya bikin pengen balik lagi. Iya, pecel pincuk Wong Jenewa ini berlokasi di Kecamatan Jenggawah, di pinggir jalan raya.

Pencel pincuk Wong Jenewa sendiri asal katanya dari Wong yang berarti "orang" dalam bahasa Jawa, dan Jenewa yang merupakan plesetan dari Jenggawah. Orang Jember pasti tahu, Jenewa pastilah Jenggawah yang dimaksud.

Pecel pincuk Wong Jenewa

Dulu saat saya masih SMA biasanya sarapan pagi di sini sama bapak, buka dari subuh hingga jam 10 pagi biasanya sudah habis. Tapi saat ini, mungkin karena makin ramai konsumennya jadi warung pecel pincuk ini buka hingga sore.

Dulu pun masih warung biasa yang buka di depan emperan toko, namun kini sudah punya tempat sendiri. Alhamdulillah masih selalu diminati. Saya pun masih suka mampir ke mari.

Tapi untuk harga tentu saja makin naik seiring tahun ke tahun. Sejak dari harga Rp. 4500,- dulu hingga saat ini yang mencapai Rp. 8000,- per porsinya. Tapi tidak mengkhianati rasa, kok. Menurut saya sih beneran enak. Walau tampilannya nggak 'rapi', di situlah letak rasanya. Hehehe...

Minumnya ada teh dan jeruk, hangat dan dingin. Pas sekali yang hangat untuk suasana dingin saat sarapan pagi hari, tapi saat hari menjelang panas boleh lah pilih minuman yang dingin. Bagi saya, masih favorit hingga saat ini.

Sudah pernah mencoba? Menurut teman-teman bagaimana? 

You Might Also Like

0 comments

Silakan tinggalkan jejak di sini :)

The Blogger Babes

Blogger Babes are Sophisticated Bloggers Seeking Simple Solutions and Support

BP Network

Blogger Perempuan

Indonesian Female Bloggers

https://www.facebook.com/groups/1949767178581022/

Instagram

Subscribe