Siti Inggil, Tanah Menjulang di Pantai Malikan

Tuesday, April 04, 2017

Kalau liburan ke Pantai Papuma (Pasir Putih Malikan) di Jember, Jawa Timur, coba sempatkan mampir ke Siti Inggil. Dari tempat ini, kita bisa melihat seluruh pantai dan pemandangan perairan laut selatan, mulai dari Papumanya sendiri, hamparan pohon gebang, hingga ke ujung timur yaitu Pantai Payangan dan bukit-bukitnya. Benar-benar memanjakan mata dan lapang pandang.

dari Siti Inggil, Papuma

Siti Inggil sendiri yaitu "siti" artinya tanah, dan "inggil" artinya tinggi, tanah yang tinggi. Benar, untuk mencapai Siti Inggil kita harus naik jalan kaki sekitar 5 - 10 menit. Ada dua jalan masuk menuju Siti Inggil, dari jalur timur dan barat. Saya kebetulan lewat jalur timur. Motor saya parkir di pinggir jalan dan beruntung karena saya kenal dengan bapak penjual rujak manis langganan saya, Pak Riza, motor saya taruh di sebelah dagangan beliau. Hehe... Tidak ada parkir resmi sebenarnya, ini yang bisa jadi kekhawatiran kalau ingin naik ke Siti Inggil dan khawatir keamanan motor.

Siti Inggil jalur sebelah timur

Naik ke Siti Inggil tidak terlalu berat, hanya tangga biasa. Tapi, perlu hati-hati karena banyak monyet berkeliaran di situ, apalagi kalau ketemu dengan monyet jantan yang cukup besar, sedikit takut. Tak apa, asal jangan memperlihatkan kita sedang bawa makanan kecuali berniat berbagi, bisa-bisa dihampiri. Hihihi.

Di puncak kita bisa duduk santai sembari menikmati pemandangan dan angin. Beruntung jika cuaca tak lagi panas, bisa duduk di bebatuan tanpa kepanasan.

Gazebo di puncak Siti Inggil

Tempat ini adalah pilihan yang pas apalagi untuk yang suka foto-foto. Walau fasilitas di sini tidak cukup terawat karena sudah banyak sekali coretan-coretan dan beberapa pembatas sudah tidak utuh, tetap nampak antik di mata saya. Kebetulan saya ke mari pada saat teduh, tidak panas, tapi juga tidak hujan. Di laut bagian selatan dan timur nampak agak mendung. Tapi tak mengurangi aroma "samudra luas" sedikit pun. 



bersandar di pagar pembatas puncak siti inggil

Di sebelah kanan bisa kita ambil foto dekat dengan batu karang besar, yang saat air surut akan ada nampak jalan darat yang menghubungkan pantai dan batu karang tersebut.

diambil dari batuan di atas siti inggil
cukup ngeri kalau lihat ke bawah. 

Kebetulan saat di atas sana, saya bertemu seorang fotografer, Pak Slamet nama beliau, yang sedang berlibur. Akhirnya saya bisa berfoto bareng dengan sahabat saya yang menemani perjalanan saya ke mari. Di belakang kami nampak hamparan ekosistem pohon gebang, dan pantai Malikan.

juga nampak pantai di sebelah kiri maupun kanan kami. 
Untuk sampai di sini (Siti Inggil) tidak ada tiket masuk tambahan, cukup membayar di awal masuk Papuma. Saat artikel ini ditulis, biaya masuknya sebesar Rp. 32.000,- termasuk motor.

Nah, teman-teman sudah pernah ke sini atau berencana liburan ke sini?  Selamat menikmati Jember dan kekayaan pantainya, ya. 

You Might Also Like

2 comments

  1. Hello there! I simply wish to offer you a huge thumbs up for the great info you have got right here on this post. I'll be returning to your blog for more soon. aol.com email sign in

    ReplyDelete

Silakan tinggalkan jejak di sini :)

BP Network

Blogger Perempuan

Indonesian Female Bloggers

https://www.facebook.com/groups/1949767178581022/

Subscribe