Posts

Review Geprek Bensu Jember, Geprek Ala Fast Food

Image
Kuliner masa kini yang sedang populer salah satunya adalah geprekan. Warung-warung geprek mulai menjamur. Ayam geprek, bebek geprek, telur geprek, tempe geprek, hingga sosis geprek.

Salah satu merk kuliner geprek yang saya datangi kemarin adalah Geprek Bensu. Warung makan geprek yang dimiliki oleh artis terkenal Ruben Onsu.

Mungkin jika kita pikir-pikir, the power of famous people itu benar adanya. Karena sesorang sudah memiliki masa (penggemar/orang yang mengenal) maka itu jadi salah satu tangga untuk mengembangkan bisnis dengan lebih mudah.

Review dan Rasa

Geprek Bensu ini berupa kuliner geprek seperti di warung-warung makan biasa, menurut saya, namun dikemas ala fast food. Dengan nasi yang juga dibungkus khusus dan tidak terlalu banyak. Ayam yang dimasak ala resto cepat saji dan ditaburi sambal geprek dengan pedas yang memiliki level 1 - 10. Rasa lumayan, tidak terlalu luar biasa, juga tidak buruk.

Geprek Bensu ini cocok untukmu yang lapar dalam keadaan tergesa ingin makan karena m…

Pengen Kulineran Berujung Makan di Pinggir Jalan

Image
Salah satu yang saya sukai dari jalan-jalan ke luar kota adalah menikmati kuliner di kota tersebut. Bukan berarti saya harus cicipi makanan khas yang benar-benar khas di daerah sana, tetapi lebih pada makan dengan suasana, warung, dan olahan makanan dari orang sana. Apakah Anda juga begitu?

Sebelum ke Banyuwangi bersama sanak famili berapa waktu lalu, tepatnya pagi sebelum berangkat, Bapak bilang sesuatu ke saya, "Nanti sarapan di sana saja, Bude bawa bontotan."

Bontot itu bekal. Ya, orang-orang desa kalau bepergian ramai-ramai memang suka bawa bekal entah itu dibungkus dengan kertas minyak atau pakai rantang dan lain-lain.

Saya sedikit kecewa dan bilang ke Bapak, "Yah, harusnya kan maem di sana saja, Pak. Kalau jalan-jalan ke luar kota, kan, sayang kalau nggak menikmati kulineran di sana."

Bapak diam tidak menanggapi. Tentu Bapak sudah paham kalau anaknya memang suka protes.
Setelah perjalanan melewati Gunung Gumitir yang berkelok sebagaimana jalanan pegunungan, s…

Banyuwangi Selatan, Sentranya Buah Naga

Image
Awalnya nggak mau ikut saat Bapak mengajak saya ke Banyuwangi, ke salah satu saudara kami untuk silaturahim. Bukannya apa, dua kali terakhir saya ke Banyuwangi melewati jalan berliku di Gunung Gumitir sebagai perbatasan Jember - Banyuwangi, saya mabuk kepayang. Hadeh. Coba dimabukkepayang karena cinta.

Tapi karena saya pikir selama tahun 2018 kemarin saya nggak banyak jalan-jalan, saya mau akhirnya. Yah, siapa tahu dapat konten blog. Seperti ini, yeah! Jadi, inilah cerita jalan-jalan saya di akhir tahun 2018 sehari sebelum pergantian tahun tepatnya.


Rumah saudara kami tepatnya di daerah Tegaldlimo, Banyuwangi. Sepanjang perjalanan di kawasan ini, tidak akan sulit menemui tanaman buah naga yang terletak di kebun-kebun khusus, pekarangan rumah, bahkan depan rumah pun jika ada tanah sempit kosong akan jadi tempat menjulurnya tanaman buah ini. Sungguh seperti harta di mana-mana.

Tanaman buah naga ini seperti kaktus. Bunga di setiap batangnya yang menjulur akan menjadi buah yang mirip bo…

Memilih Kaos Nyaman untuk Travelling

Image
Kalau bicara soal travelling, jalan-jalan, yang ada di pikiran kita pasti tentang sebuah tempat, ransel, kamera, dan apa lagi, ya? Outfit! Ya, jangan sepelekan soal outfit, kesuluruhan item pakaian, yang kita kenakan saat jalan-jalan tersebut.


Salah satu dari outfit yang wajib diperhatikan adalah atasan (baju atau kaos). Kalau untuk jalan-jalan, tentunya pilihan kita adalah yang nyaman, adem, dan tidak membikin gerah. Yup, pilihan saya jatuh pada kaos.

KENAPA KAOS? 
Barang bawaan sudah cukup membuat punggung dan pundak terasa pegal khususnya anak backpacker, dan jika pakai baju yang tidak menyerap keringat, selain gerah yang terjadi secara fisik, hal yang tidak nyaman itu akan mempengaruhi mood kita saat perjalanan. Yang tadinya bawaannya hanya barang, sekarang bawaannya ketambah emosi, hehe. Nggak asyik, bukan? Karena kaos menurut saya travel-able.


Kalau Anda sering bepergian dan bertemu warga asing, kebanyakan mereka memakai kaos. Simple, nyaman, dan bebas gerak. Apalagi negara kita…

Ada Istana Merdeka di Desa Kami

Image
Bagi masyarakat Desa Kemuningsari Kidul, salah satu desa di Jember bagian selatan, mungkin fenomena ini sudah lama boomingnya. Sudah lewat masa-masa antusiasmenya. Sebuah gedung yang mirip istana merdeka, dibangun di tengah lingkungan persawahan sebagai kantor desa. Ya, kantor desa yang menyerupai Istana Merdeka.


Balai desa ini adalah perpindahan dari kantor desa yang sebelumnya yang harus pindah karena ada pemekaran wilayah. Meski sejak awal berdirinya telah ramai anak-anak muda berdatangan untuk mengambil foto dan berfoto-foto, saya belum tertarik ke mari. Ah, lagakku memang sok indie. Hehe.

Baru dua malam yang lalu saya mengajak bapak mampir untuk sekedar memotret si versi lain istana merdeka ini. Keadaan yang tak sedang ramai, memberi peluang saya untuk bisa ambil foto sepuasnya. Suasananya segar karena terletak di persawahan. Sepi dong berarti? Oh, tidak juga.

Sejak gedung balai desa ini hampir selesai dibangun, beberapa warung makan dan warung kopi mulai berdiri di sekitarnya, …