Ada Istana Merdeka di Desa Kami, Kemuningsari Kidul

Bagi masyarakat Desa Kemuningsari Kidul, salah satu desa di Jember bagian selatan, mungkin fenomena ini sudah lama boomingnya. Sudah lewat masa-masa antusiasmenya. Sebuah gedung yang mirip istana merdeka, dibangun di tengah lingkungan persawahan sebagai kantor desa. Ya, kantor desa yang menyerupai Istana Merdeka.


Balai desa ini adalah perpindahan dari kantor desa yang sebelumnya yang harus pindah karena ada pemekaran wilayah. Meski sejak awal berdirinya telah ramai anak-anak muda berdatangan untuk mengambil foto dan berfoto-foto, saya belum tertarik ke mari. Ah, lagakku memang sok indie. Hehe.

Baru dua malam yang lalu saya mengajak bapak mampir untuk sekedar memotret si versi lain istana merdeka ini. Keadaan yang tak sedang ramai, memberi peluang saya untuk bisa ambil foto sepuasnya. Suasananya segar karena terletak di persawahan. Sepi dong berarti? Oh, tidak juga.

Sejak gedung balai desa ini hampir selesai dibangun, beberapa warung makan dan warung kopi mulai berdiri di sekitarnya, di pinggir-pinggir jalan. Saya senang melihatnya, karena nggak akan sepi lagi jalanan yang biasanya saya lewati untuk menuju atau dari kota walaupun malam hari.

Tentu saja membuka peluang ekonomi untuk pedagang-pedagang kecil. Penjual es, pedagang topi obral, bakso, dan lain-lain yang biasanya 'nongkrong' siang hari.

Memangnya siapa yang akan beli dagangan tersebut selain para petugas kantor desa? Tentu saja orang-orang yang ramai berkunjung ke mari. Entah untuk main atau berfoto-foto di sana. Banyak juga pemuda-pemuda yang jadi suka nongkrong di sekitar, di warung-warung. Sudah macam tempat wisata saja. Mobil, motor, parkir di halamannya yang cukup luas. Bahkan suatu ketika saya pernah melihat sepasang kekasih sedang melakukan foto pre-wedding di sini, saya melihatnya saat naik motor. Wah...

Jika memang membawa dampak yang baik sedemikian rupa, saya ikut senang sebagai warga Desa Kemuningsari Kidul, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember ini. Kalau di desa teman-teman, ada hal unik apa? Beritahu saya, saya akan senang 'mendengar'nya. 

16 comments :

  1. Bagus juga jika ada bangunan seperti itu, jadi bisa menjadi daya tarik orang-orang ingin melihat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya mas, jadi makin makmur kawasannya.

      Delete
  2. Kalo ada gedung sekeren ini biasanya mlmnya jadi tempat wisata kuliner seperti di Boyolali.

    Kalo di daerah saya nggak ada sih, cuma saat ini beberapa desa ramai nanggap Reog (ala Salatiga) utk acara Merti Desa ato Saparan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. malamnya masih belum seberapa ramai mas, mungkin suatu saat bakalan rame. Merti Desa, ya mas, saya baru dengar. Sepertinya menarik.

      Delete
    2. Merti Desa atau Saparan, tiap bulan sapar (bulan ini) ada desa yang nanggap Reog, wayang, ketoprak. Ada juga kirab budaya. Ini tradisi udh turun temurun di salatiga mbak.

      Delete
    3. wah, rame berarti ya mas acara di desa kalau ada nanggap-nanggap begitu, duh saya seneng lihat acara-acara budaya gitu

      Delete
  3. Kayaknya tempat ini ramai banget kalau malam ya, Jeng, melihat foto di atas dengan langit bertabur bintang. Pedagangnya juga harus lihat situasi, kalau malam juga ramai, harus jualan sampai malam *maksa* qiqiqiqi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya nih, buka lapak di situ bakal asyik juga sepertinya. haha. bintang bintang itu akal-akalanku saja kak tuteh, qiqiqi.

      Delete
  4. Kantor desa sekeren ini ? .. waah .. pelopor banget nih buat kota lain.
    Kalau sekeren ini pasti mengundang minat banyak pendatang .., apalagi kalau bukan untuk .. foto-foto syantik dan hensyem disana 😁

    Turis datang, ekonomi pendapatan masyarakat akan bertambah 👍

    ReplyDelete
    Replies
    1. mau coba foto hensyem di sini ngga mas? ahahaha.. meminimalisir kawasan sepi juga nih, karena dulu kalau lewat kawasan ini malam hari ketar-ketir. :D

      Delete
  5. Wah... walau bangunan ini sebetulnya fungsional, tapi bisa jadi daya tarik wisata yang meningkatkan perputaran uang setempat. Boleh juga idenya ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya mba Dyah, bisa sekali. asal dengan tata tertib tertentu supaya masyarakat tetap tertib. hehe

      Delete
  6. Bangunan yang bagus sekali...

    ReplyDelete
  7. Kantor desa terkeren nih kayaknya.

    Kreatif juga iya yang desain mirip istana merdeka. Salut lah

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul kak, jadi banyak didatangi masyarakat akhirnya

      Delete

Silakan tinggalkan jejak di sini :)

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates