Naik KA Jarak Jauh di Masa Pandemi dengan Test GeNose

Pandemi tak kelar-kelar. Pikiran sudah ingin berselancar. Perjalanan dan rencana banyak yang tak berjalanan lancar. Protokol kesehatan selalu digencar. Kalau tak ingin kesehatan kita jadi bubar, tetap patuhi prosedur dan tata cara berlaku aman.



Ini pertama kalinya saya melakukan perjalanan yang cukup jauh pertama kali di masa pandemi Covid-19. Karena saya bukan orang perantauan, bukan orang yang punya bisnis di tempat-tempat tertentu, maka rumah adalah tempat saya berdiam paling banyak.

Kali ini saya naik kereta jarak jauh dari Jember ke Kertosono. Jaraknya sekitar 268km melalui jalur kereta api. Yang saya tahu, untuk kereta lokal/KA Commuter tidak perlu melakukan pemeriksaan swab atau rapid test covid-19 terlebih dahulu. Nah untuk kereta jarak jauh ini yang saya baru cari tahu.
 
Bagi pembaca yang ingin melakukan perjalanan jauh, sebaiknya cari tahu sebanyak-banyaknya tentang prosedur perjalanan dengan kereta api maupun moda transportasi lainnya. Untuk jarah yang kalian temput tersebut apakah memerlukan test yang ini atau yang itu. Jika kebingungan bisa langsung datangi stasiun terdekat untuk bertanya lebih jelasnya tentang bagaimana prosedurnya.

Setelah searching di google dan bertanya-tanya ke beberapa teman, saya menemukan jawabannya. Di beberapa stasiun besar misalnya di Jember, baru dibuka test GeNose dengan tarif yang terjangkau.

Test ini dilakukan dengan cara meniupkan nafas kita melalui mulut ke kantong yang disediakan petugas. Berikut ini langkah-langkah yang harus dilewati saat akan naik kereta api jarah jauh dan melakukan test GeNose di stasiun.

1. Beli Tiketnya Terlebih Dahulu

Jika sudah mantap dan informasi sudah kalian dapat, langsung beli tiketnya untuk dapatkan kode bookingnya. Untuk melakukan test di stasiun, diperlukan bukti bahwa kita telah membeli tiket kereta.
 

2. Print Tiketnya dan Gunakan Untuk Mendafatar Pemeriksaan pada Hari-H

Test GeNose dilakukan pada hari H di stasiun setempat yang menyelenggarakan pemeriksaan mandiri. Usahakan datang lebih awal untuk menghindari antrean. Saya saat itu berjaga-jaga datang tiga jam sebelum keberangkatan. Namun ternyata test GeNose hanya memakan waktu 10 Menit dan tidak ada antrean. Tapi untuk berjaga-jaga alangkah baiknya jika datang lebih awal dan saat hasil keluar kita bisa lebih tenang.

Print kode booking yang sudah teman-teman beli. Gunakan untuk mendaftar dan diberi nomor antrean. Teman-teman disuruh mengisi nama, usia, dan kode booking pada formulir pendaftaran. Siapkan pembayaran juga, ya. Biaya untuk test GeNose ini sebesar Rp20.000 saat saya melakukan pemeriksaan. Biaya test bisa berubah sewaktu-waktu.
 

3. Tunggu Antrean Hingga Dipanggil

Setelah itu tunggu di kursi tunggu hingga nama teman-teman dipanggil. 
 

4. Lakukan Sesuai Instruksi Petugas Pemeriksaan

 
Setelah dipanggil, dengarkan instruksi petugas kesehatan di situ. Pengalaman saya saat itu:
 
Kita diberi kantong udara dari plastik. Selanjutnya kita meniupkan nafas dengan menarik nafas tiga kali. Di hembusan yang ketiga, masukkan udara nafas kita ke kantong tersebut hingga kantong menggelembung penuh. Kemudian tutup kantong udara. Serahkan ke petugas.
 

5. Tunggu Hingga Hasil Keluar

 
Setelah itu kita menunggu kembali untuk hasilnya. Jika ternyata hasilnya positif, apakah tiket yang sudah dibeli hangus? Tidak. Saya membaca infomasi di situ pembelian tiket bahwa biaya tiket akan dikembalikan, tentunya melalui prosedur tertentu seperti halnya melakukan penundaan perjalanan KA.

Alhamdulillah hasil pemeriksaan saya NEGATIVE. Di lembar hasil tertulis "berlaku 3 x 24 jam". Tentunya keteentuan tersebut bisa berubah-ubah sewaktu-waktu, mengingat angka kejadian covid-19 yang makin runyam. Untuk catatan juga bahwa test ini masih diragukan keakuratannya.
 

6. Tanyakan jika Ada yang Perlu ditanyakan ke Petugas Stasiun

 
Jangan takut bertanya jika ada hal yang dirasa kurang jelas. Pepatah malu bertanya sesat di jalan tetap berlaku seumur hidup.
 

7. Gunakan Hasil Pemeriksaan untuk Masuk/Check in ke Stasiun

 
Setelah hasil kita kantongi, kita bisa menunggu waktu check in. Gunakan print tiket/kode booking, Kartu identitas, dan Surat keterangan bebas Covid-19 tadi untuk masuk ke area tunggu kereta di stasiun.
 

8. Lakukan Perjalanan dengan Hati-hati dan Jaga Jarak dengan Penumpang Lain

 
Setiap penumpang mendapat face shield yang bisa digunakan selama perjalanan agar lebih aman. Tetap jaga jarak dengan penumpang lain dan hindari berjabat tangan. Kita tidak pernah tahu kemungkinan-kemungkinan buruk seperti misalnya ada penumpang yang lolos screening karena hasil tidak akurat misalnya.
 

9. Hasil Test Jangan Sampai Hilang

 
Jika kita melakukan perjalanan pergi dan pulang dalam 3 x 24 jam, maka bisa kita gunakan kembali hasil itu dalam kurun waktu tersebut. Namun untuk saat ini sepertinya ada perubahan aturan bahwa hasil test GeNose hanya berlaku 1x24 jam. Selalu cari informasi ya, teman-teman.
 

 
 
Begitulah cerita perjalanan saya menggunakan moda KA jarak jauh dan wajib melakukan pemeriksaan covid-19. Semoga sehat selalu ya teman-teman, jaga kesehatan fisik dan mental.

Post a comment

Silakan tinggalkan jejak di sini :)

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates